Polda Aceh Tangani 7 Kasus dan Tetapkan 16 Tersangka Kasus TPPM Pegungsi Rohingya - Aceh Headline

Home / Daerah / Hukrim / News / Polri / Sosial

Kamis, 28 Desember 2023 - 15:22 WIB

Polda Aceh Tangani 7 Kasus dan Tetapkan 16 Tersangka Kasus TPPM Pegungsi Rohingya

admin - Penulis Berita

AcehHeadline.com | Banda Aceh, – Hingga Akhir Tahun 2023, Polda Aceh dan Jajarannya tangani tujuh kasus terhadap dugaan Tindak Pidana Perdagangan Manusia (TPPM) pegungsi rohingya dan tetapkan 16 tersangka dari jumlah 1.699 pegungsi yang tersebar di 8 kamp penampungan di Aceh.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Aceh, Irjen Achmad Kartiko S.I.K M.H dalam konferensi pers akhir Tahun 2023 di Aula Presisi, Polda Aceh pada Rabu (28/12/2023).

Achmad Kartiko menjelaskan bahwa hingga akhir Tahun 2023 pegungsi di Aceh berjumlah 1.699 orang yang tersebar di 8 titik kamp penampungan dibeberapa wilayah di Aceh.

Dalam hal ini pihaknya akan terus menyelidiki dugaan tindak pidana perdagangan manusia terhadap pegungsi Rohingya di Aceh.

Hingga saat ini Polda Aceh dan jajarannya sedang menangani tujuh kasus dugaan tindak pidanan perdagangan manusia dan telah menetapkan 16 orang tersangka.

Dalam hal ini, Polda Aceh akan terus meningkatkan eksistensi untuk menyelesaikan gangguan Kamtibmas dan persoalan Rohingya,” sambungnya.

Achmad Kartiko menjelaskan, pegungsi Rohingya masuk ke Indonesia dalam hal ini Aceh untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik, sementara negara lain seperti Thailand dan Malaysia terjadi penolakan.

Achmad Kartiko menjelaskan bahwa modus yang dilakukan imigran rongingya sengaja merusak mesin kapal yang ditumpangi sehingga mereka harus mendarat di Aceh.

Kasus ini bukanlah hal pertama kali atau di tahun 2023 saja terjadi akan tetapi semenjak tahun 2015 pengungsi Rohingya telah mendarat di berbagai daerah di Aceh.

” Dari kasus tersebut banyak pegungsi yang kabur dari kamp dan menuju ke negara lain dan diduga ada yang telah berbaur dengan masyarakat bahkan ada yang telah mendapatkan dokumen resmi”, hal tersebut menyulitkan pihaknya untuk menyelidiki, sebut Achmad Kartiko.

BACA JUGA:  Ikuti Dialog Publik, Kabidhumas Polda Aceh: Pemantapan Informasi Publik Menuju Polri Presisi

Untuk mengangani imigran tersebut, pihak Polda Aceh telah berkomunikasi dengan UNHCR, namun pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan Rohingya akan berada di Aceh.

Tidak hanya itu, Polda Aceh juga melakukan komunikasi dengan pihak Pemerintah Aceh, Imigrasi dan pihak-pihak terkait untuk menemukan titik temu dalam menyelesaikan kasus tersebut yang sama sama kita ketahui saat ini terjadi penolakan pegungsi Rohingya oleh masyarakat yang masif.

“Oleh karena kita mendorong Pemerintah Aceh dan pihak terkait untuk mengambil sikap sehingga gesekan antara masyarakat dengan pengungsi bisa dicegah dan dapat kita sebesaikan permasalahan ini sesegera mungkin”, ujar Kapolda Aceh.

Share :

Baca Juga

Sabang Marine Festival 2023

Daerah

Jangan Lewatkan, Sabang Marine Festival akan Digelar 17 Hingga 19 Maret 2023

Daerah

Kapolda Aceh Pimpin Upacara HUT Ke-78 Brimob

Daerah

Gampong Saney Butuh Akses Listrik, PJ Bupati Aceh Besar Surati PLN

Nasional

Kasatgaspus Preemtif OMB 2033—2024 Sosialisasi Pemilu Damai
PKK Aceh Besar

Daerah

Meriahkan Hari Ibu, PKK Aceh Besar Gelar Lomba Marhaban dan Jahit Kancing Baju Sekolah
Upacara Kemerdekaan

Daerah

Brigjen Syamsul Bahri Pimpin Upacara Kemerdekaan di Polda Aceh
Promosikan Pariwisata Aceh

Daerah

Promosikan Pariwisata Aceh, Disbudpar Gandeng Forum Jurnalis Wisata

Daerah

Satgas Operasi Mantap Brata Seulawah kembali Gelar Anev