Aceh Besar Telah Salurkan Dana Desa 355 Gampong, Sekda Minta Keuchik dan Tuha Peut Jaga Keharmonisan - Aceh Headline

Home / Daerah / News / Sport

Sabtu, 23 Maret 2024 - 00:24 WIB

Aceh Besar Telah Salurkan Dana Desa 355 Gampong, Sekda Minta Keuchik dan Tuha Peut Jaga Keharmonisan

admin - Penulis Berita

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar Drs Sulaimi MSi

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar Drs Sulaimi MSi

AcehHeadline.com | Aceh Besar- Sebanyak 335 gampong di Aceh Besar telah tuntas disalurkan Dana Desa, sebagai upaya mendorong percepatan pembangunan dan terwujudnya kesejahteraan di Desa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar Drs Sulaimi MSi meminta kepada Keuchik beserta perangkat gampong dan Tuha Peut agar menciptakan hubungan yang harmonis agar pengelolaan dana desa sesuai dengan perencanaan, tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya minta Keuchik dan Tuha Peut harus harmonis, sehingga tidak ada kendala dalam pembangunan gampong,” pinta Sulaimi, di Kota Jantho, Jum’at (22/3/2024).

Hal itu, diharapkannya, supaya tidak terjadi hambatan dalam pelaksanaan program pembangunan serta tidak menimbulkan persoalan yang tidak diinginkan di gampong, erkit Dana Desa.

“Kita tidak mau persoalan di gampong harus turun tangan camat dan polsek, bahkan sampai harus terlibat Pemkab untuk menyelesaikan persoalan gampong,” imbuhnya.

Terkait sisa gampong yang belum disalurkan, Kepala Dinas Pemberian Masyarakat dan Gampong Kabupaten Aceh Besar Carbaini S.Ag mengaku disebabkan pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2024, dimana perangkat gampong terlibat dalam penyelenggara Pemilu.

” Beberapa gampong yang belum final APBG 2024 sehingga belum dapat disalurkan DD, diakibatkan para perangkat terlibat maksimal sebagai penyelenggara dalam proses Pemilu 2024,” terang Carbaini.

Proses pencarian Dana Desa (DD) tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni hanya dua tahap saja.

Namun untuk mencairkan Dana Desa (DD) tersebut, ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh desa.

Proses pencairan, tahun 2023 lalu untuk desa mandiri dalam pencairannya dilakukan dua kali. Sedangkan untuk desa non mandiri proses pencairannya dilakukan tiga kali. “Pencairan dana desa 2024 terbagi 2, Dana Desa Earmark dan Non Earmark.

BACA JUGA:  Panwaslih Aceh Terima Gugatan Nazar Vokalis Apache Untuk Maju Balon DPD RI

Dana Desa Earmark merupakan dana desa yang sudah ditentukan penggunaannya oleh pemerintah pusat. Sedangkan Dana Desa Non Earmark merupakan dana desa yang penggunaannya tidak ditentukan oleh pemerintah pusat.

Dana desa non earmark dapat digunakan untuk kegiatan lain yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa,” jelasnya.

Menurut Carbaini, masing-masing ada 2 tahap penyaluran. Untuk earmark, semua desa sama tahap I 60% dana tahap II 40%.

“Sedangkan untuk non earmark antara desa mandiri dan reguler beda. Mandiri tahap pertama 60% dan tahap kedua 40%, Desa Reguler tahap pertama 40% dan tahap kedua 60%,” jelasnya lagi.

Ada tiga yang harus dicairkan earmark dalam pencairan tahap satu yakni BLT Dana Desa (DD) maksimal 25 persen tidak ada minimalnya, Ketahanan pangan (Ketapang) minimal 20 persen dan stunting.

“Jadi, ermark ini harus diinput dalam aplikasi OM SPAN yang baru, selanjutnya kalau sudah di input baru bisa mengajukan pencairan.” ujarnya.(**)

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar Drs Sulaimi MSi

Share :

Baca Juga

Lomba Kemilau Nusantara

Daerah

Peringati HUT ke-78 RI, ICA dan Lintas Satwa Gelar Lomba Kemilau Nusantara
gunung merapi erupsi

Nasional

Gunung Merapi di Perbatasan Jawa Tengah dan DIY Erupsi, Berikut Laporan BPPTKG

Daerah

Diduga Begal, Satpol PP dan WH Lhokseumawe Amankan 5 Remaja Tanggung

Daerah

Personel Polres Lhokseumawe Amankan Penyaluran Bantuan Pangan
Hygiene Promo Event

Daerah

Wakili Pj Bupati, Asisten II Sekdakab Aceh Besar Hadiri Hygiene Promo Event YKMI di SDN 2 Lamteuba

Nasional

Bantu Korban Banjir Demak, Polri Kirim Tim Kemanusiaan 
Relawan MER-C Tiba di Indonesia

Nasional

Seorang Relawan MER-C Tiba di Indonesia, Dua Lainnya Bertahan di Jalur Gaza

Daerah

Aceh Besar Raih Ragam Penghargaan Bangga Kencana Provinsi Aceh 2024